• Kejaksaan Negeri Buleleng melalui program "LANGLING" melayani pembayaran denda dan pengambilan BB Verstek Tilang di Taman Kota saat Car Free Day, dan di setiap minggu melayani di kecamatan sesuai jadwal.
  • Selamat Datang di Website Resmi Kejaksaan Negeri Buleleng - Email : info@kejari-buleleng.go.id, Website : www.kejari-buleleng.go.id

Peta Buleleng

 

 

Kondisi Fisik Kab. Buleleng

LETAK DAN LUAS WILAYAH

Kabupaten Buleleng berada di belahan utara Pulau Bali, memanjang dari barat ke timur, dengan batas-batas di sebelah barat Kabupaten Jembrana, di sebelah selatan Kabupaten Tabanan, Badung, dan Bangli serta di bagian timur berbatasan dengan Kabupaten Karangasem. Sedangkan di sebelah Utara berbatasan dengan laut Jawa dan Bali.

Kabupaten Buleleng memiliki luas wilayah 1.365, 88 Km2 atau 24,25 % dari luas Provinsi Bali, dengan panjang pantai ± 157 Km. Secara administrasi Kabupaten Buleleng terdiri dari 9 Kecamatan, 129 Desa, 19 Kelurahan, dan 169 Desa Adat.

Letak Kabupaten Buleleng secara geografis berada pada posisi 8o, 03’ 40” – 8o, 23’ 00” Lintang Selatan dan 114o, 25’ 55” – 115o 27’ 28” Bujur Timur.

 

TOPOGRAFI

Wilayah Kabupaten Buleleng sebagaimana disebutkan di atas membentang dari Barat ke Timur dengan topografi di bagian Selatan merupakan wilayah perbukitan dan pegunungan, sedangkan di bagian Utara merupakan dataran rendah disepanjang pantai. Menyatunya ataupun relatif dekatnya antara wilayah pegunungan dengan pantai memberikan makna tersendiri bagi Kabupaten Buleleng dibandingkan dengan Kabupaten lainnya di Provinsi Bali. Kondisi yang khas ini menjadikan topografi wilayah Buleleng sering disebut Nyegara Gunung.

 

IKLIM

Wilayah Kabupaten Buleleng mempunyai iklim tropis yang dipengaruhi oleh angin musim yang berganti setiap 6 bulan. Buleleng termasuk pada daerah bayang-bayang hujan, dengan curah hujan berkisar antara Bulan Oktober - Bulan April, sedangkan musim panas berkisar antara Bulan April - Bulan Oktober. Kondisi Buleleng yang Nyegara Gunung, dimana di bagian selatan merupakan perbukitan dan pegunungan menjadikan curah hujan ataupun intensitas hujan relatif lebih tinggi di wilayah Buleleng bagian Selatan, boleh dikatakan hampir tidak ada bulan-bulan kering terutama di sekitar Danau Tamblingan dan Danau Buyan.

PENDUDUK

Jumlah penduduk berdasarkan hasil Registrasi Database pada Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil tahun 2017 sebanyak 816.654 jiwa, jumlah Kepala Keluarga sebanyak 235.171 dengan ratio Laki-laki sebanyak 408.788 jiwa atau 50,05%, Perempuan sebanyak 407.866 tercermin penduduk Laki-laki relatif lebih dominan jika dibandingkan dengan penduduk Perempuan.

Sedangkan komposisi penduduk menurut kelompok umur adalah sebagai berikut : Penduduk Usia 0-15 tahun sebesar 167,60 ribu jiwa atau 25,64%, Penduduk usia 15 – 64 tahun sebesar 435,30 ribu jiwa atau 66,60% dan penduduk yang berusia 65 tahun keatas sebesar 50,70 ribu jiwa atau 7,76%. Komposisi penduduk berdasarkan kelompok umur ini mencerminkan bahwa penduduk Kabupaten Buleleng sebagian besar (66,60%) merupakan usia produktif (usia kerja).

Selanjutnya untuk mengetahui gambaran perkembangan sex ratio, tingkat kepadatan, laju dan rata-rata pertumbuhan penduduk di Kabupaten Buleleng pada tahun 2017 adalah sebagai berikut :

Sex ratio : 99,27%

Kepadatan penduduk : 597 jiwa/Km2.

Laju pertumbuhan penduduk : 0,54% (BPS Kab. Buleleng)

Rata-rata perkembangan penduduk di Kabupaten Buleleng selama kurun waktu 3 tahun yaitu sebesar 0,58%, kondisi ini mengindikasikan tingkat laju pertumbuhan penduduk di Kabupaten Buleleng termasuk dalam katagori/tergolong rendah.